Panduan Pengarang

Indonesian Journal of Theology (IJT) menerima naskah-naskah yang berhubungan dengan kajian teologi dan juga bidang-bidang lain yang terhubung dengannya dalam dua bahasa: Bahasa Indonesia atau Inggris. Kami menerima naskah-naskah dari penulis-penulis Indonesia maupun non-Indonesia yang bertujuan untuk memperkuat diskursus terkini dalam bidang teologi, studi agama-agama, dan bidang-bidang terkait lainnya. IJT menggunakan sistem pemeriksaan naskah oleh dua Mitra Bebestari secara anonim (blind peer-reviews) yang dipilih berdasarkan keahlian riset dalam mempublikasikan artikel-artikelnya. Sebelum mengirimkan naskah, mohon ikuti templat untuk artikel IJT beserta instruksi di dalamnya ketika mempersiapkan naskah. 

Catatan tentang Plagiarisme 

Naskah yang dikirim haruslah asli, bebas plagiarisme, belum pernah dipublikasikan sebelumnya, dan tidak sedang dipertimbangkan pemuatannya di jurnal lain. Semua penulis haris memasukkan surat pernyataan etika bersama dengan naskah (unduh surat pernyataan etika dalam bahasa Inggris atau Bahasa Indonesia). IJT menggunakan aplikasi pemeriksaan plagiarisme (iThenticate) yang terintegrasi dengan proses penyerahan naskah untuk semua naskah yang masuk. Kami berhak untuk menolak mempublikasikan naskah-naskah yang tidak lolos dari prosedur pengecekan ini. 

Panduan Penyerahan Naskah

# Instruksi umum

Semua naskah haruslah asli dan belum pernah dipublikasi sebelumnya. Penulis disarankan untuk membaca fokus dan ruang lingkup IJT. Panjang sebuah manuskrip adalah di antara 4,000 hingga 10,000 kata dan ditulis dengan susunan berikut: (a) judul dan sub-judul, (b) abstrak dan kata-kata kunci, (c) pendahuluan, (d) diskusi dan temuan-temuan riset dalam bagian-bagian dan sub-sub bagian, (e) kesimpulan, dan (f) bibliografi. Naskah haruslah dalam bentuk dokumen MS Word, di kertas A4 (210X297mm), dan memiliki margin 1 inch di semua sisi. Semua gambar, tabel, ilustrasi, dan informasi-informasi tambahan lain haruslah ditaruh di dalam manuskrip dengan memberikan identifikasi yang jelas (misalnya Tabel 1, Gambar 1, dan sebagainya).  

# Instruksi Pengutipan

IJT menggunakan gaya Chicago untuk model pengutipan di catatan kaki dan bibliografi. Kami sangat merekomendasikan semua penulis untuk menggunakan Mendeley sebagai aplikasi reference manager yang bisa didapatkan secara gratis dalam melakukan pengutipan di naskah dan membuat daftar pustaka. Ketika menggunakan aplikasi Mendeley, pilih Chicago Manual of Style 17th edition (full-note).

Buku

Catatan kaki

Untuk satu penulis dan banyak penulis:

  1. Musa  W.  Dube, Postcolonial  Feminist  Interpretation  of  the  Bible (St.  Louis, Missouri: Chalice Press, 2000), 185-186.
  2. Mark J.Cartledge, Sarah L. B. Dunlop, Heather Buckingham, and Sophie Bremner,  Megachurches and Social Engagement: Public Theology in Practice (Leiden: Brill, 2019), 10.

Untuk buku terjemahan:

  1. Jean Daniélou, Origen, trans., Walter Mitchell (London: Sheed and Ward, 1955), 131.
  2. Joas Adiprasetya, An Imaginative Glimpse: Trinitas dan Agama-agama, terj., Hans A. Harmakaputra (Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2018).

Untuk buku elektronik (e-book), masukkan juga URL atau nama database. Untuk tipe-tipe lain dari e-book, tuliskan formatnya. Jika tidak ada nomor halaman, tuliskan judul bagian atau judul bab:

  1. Jane Austen, Pride and Prejudice (New York: Penguin Classics, 2007), chap. 3, Kindle.

Catatan yang dipersingkat

  1. Dube, Postcolonial  Feminist  Interpretation  of  the  Bible, 150
  2. Ibid.. 151
  3. Cartledge, et.al., Megachurches and Social Engagement, 12. 
  4. Daniélou, Origen, 132.
  5. Adiprasetya, An Imaginative Glimpse.

Bibliografi

Adiprasetya, Joas. An Imaginative Glimpse: Trinitas dan Agama-agama. Terj., Hans A. Harmakaputra. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2018.

Austen, Jane. Pride and Prejudice. New York: Penguin Classics, 2007. Kindle.

Cartledge, Mark J., Sarah L. B. Dunlop, Heather Buckingham, and Sophie Bremner. Megachurches and Social Engagement: Public Theology in Practice. Leiden: Brill, 2019. 

Daniélou, Jean. Origen. Trans., Walter Mitchell. London: Sheed and Ward, 1955.

Dube, Musa W. Postcolonial Feminist Interpretation of the Bible.St. Louis, Missouri: Chalice Press, 2000.

Bab atau Bagian dari Buku yang Disunting 

Catatan Kaki

  1. Glenn  W.  Most,  “Hellenistic Allegory and Early Imperial Rhetoric,”  in The Cambridge Companion to Allegory, eds., Rita Copeland and Peter T. Struck (Cambridge, UK: Cambridge University Press, 2010), 27.
  2. Mery Kolimon, “Peringatan dan Penyembuhan,” dalam Perempuan Indonesia dalam Karya dan Pengabdian, eds., Deetje Rotinsulu Tiwa dan Mariska Lauterboom (Jakarta: PT. BPK. Gunung Mulia, 2014), 128.

Untuk mengutip buku suntingan sebagai keseluruhan, tuliskan editor terlebih dulu:

  1. Mara Brecht and Reid B. Locklin, eds., Comparative Theology in the Millennial Classroom: Hybrid Identities, Negotiated Boundaries (London: Routledge, 2017).

Untuk Kata Pengantar, Sekapur Sirih, atau Pendahuluan ke sebuah buku:

  1. Ahn Jae Wong,  preface to Religious Education in the Context of Plurality and Pluralism by Hope S. Antone (Quezon City: New Day Publishers, 2003), vi.

Catatan yang Dipersingkat

  1. Most, “Hellenistic Allegory and Early Imperial Rhetoric,” 25.
  2. Ibid., 20
  3. Mery Kolimon, “Peringatan dan Penyembuhan,” 129.
  4. Brecht and Locklin, Comparative Theology in the Millennial Classroom. 
  5. Wong, preface to Religious Education in the Context of Plurality and Pluralism, v. 

Bibliografi

Di bagian bibliografi, tuliskan rentang halaman dari tulisan yang dirujuk:  

Brecht, Mara, and Reid B. Locklin, eds. Comparative Theology in the Millennial Classroom: Hybrid Identities, Negotiated Boundaries. London: Routledge, 2017.

Kolimon, Mery. “Peringatan dan Penyembuhan.” Dalam Perempuan Indonesia dalam Karya dan Pengabdian. Eds., Deetje Rotinsulu Tiwa dan Mariska Lauterboom, 127-152. Jakarta: PT. BPK. Gunung Mulia, 2014.

Most, Glenn  W. “Hellenistic Allegory and Early Imperial Rhetoric.”  In The Cambridge Companion to Allegory, eds., Rita Copeland and Peter T. Struck, 26-38. Cambridge, UK: Cambridge University Press, 2010.

Wong, Ahn Jae. Preface to Religious Education in the Context of Plurality and Pluralism by Hope S. Antone, i-ix. Quezon City: New Day Publishers, 2003.

Artikel Jurnal

Di bagian catatan kaki, tulis halaman yang spesifik. Pada bibliografi, tuliskan rentang halaman keseluruhan artikel. Untuk artikel yang dikonsultasikan secara daring (online), turut sertakan URL or atau nama database. 

Catatan Kaki

  1. Lailatul Fitriyah, “Religious Peacebuilding in Post-War Maluku: Tiwery’s Theology of the Mother (Teologi-Ina) and Nunusaku-based Cosmology,” Interreligious Relations, No. 10 (2019):1, https://www.rsis.edu.sg/wp-content/uploads/2019/12/IRR-Issue-10-November-2019.pdf
  2. Ramelli, Ilaria L. E, “The Philosophical Stance of Allegory in Stoikism and its Reception in Platonism,  Pagan and Christian: Origen in Dialogue with the Stoiks and Plato,” International Journal of the Classical Tradition, Vol.  18,  No.  3 (2011): 335-371, https://doi.org/10.1007/s12138-011-0264-1

Catatan yang Dipersingkat

  1. Fitriyah, “Religious Peacebuilding in Post-War Maluku,” 5.

Bibliografi

Fitriyah, Lailatul. “Religious Peacebuilding in Post-War Maluku: Tiwery’s Theology of the Mother (Teologi-Ina) and Nunusaku-based Cosmology.” Interreligious Relations, No. 10 (2019): 1-12. https://www.rsis.edu.sg/wp-content/uploads/2019/12/IRR-Issue-10-November-2019.pdf.

Ramelli, Ilaria L. E. “The Philosophical Stance of Allegory in Stoikism and its Reception in Platonism,  Pagan and Christian: Origen in Dialogue with the Stoiks and Plato.” International Journal of the Classical Tradition, Vol.  18,  No.  3 (2011): 335-371. https://doi.org/10.1007/s12138-011-0264-1

Disertasi

Catatan Kaki

  1. Nancy Souisa, “Makan  Patita:  Nilai  dan  Maknanya  dalam  Membangun Pendidikan Kristiani yang Kontekstual,” dissertation (Universitas Kristen Satya Wacana, 2017), 15.

Catatan yang Dipersingkat

  1. Souisa, “Makan Patita,” 10.
  2. Ibid., 20

Bibliografi

Souisa, Nancy. “Makan Patita: Nilai dan Maknanya dalam Membangun Pendidikan Kristiani yangKontekstual.” Dissertation. Universitas Kristen Satya Wacana, 2017.

Untuk model-model lain dari rujukan (berita, majalah, website, komunikasi personal, dan sebagainya), sila lihat Chicago style manual.

Tenggat Waktu

IJT menerima naskah dalam berdasarkan tenggat waktu yang terus menerus (rolling deadline). Kami menerbitkan dua edisi per tahun pada bulan Juli dan Desember. Setelah naskah diserahkan, dalam waktu kurang lebih sebulan penulis akan mendengar tentang status naskah dari editor. Jika naskah telah melewati penelaahan editor, maka naskah akan dibaca secara anonim oleh dua orang Mitra Bebestari yang biasanya memakan waktu empat sampai enam minggu (lihat sistem publikasi jurnal di sini).

Penyerahan Naskah 

Setelah memastikan bahwa naskah telah mengikuti seluruh ketentuan IJT, untuk menyerahkan naskah klik tombol "Penyerahan Naskah" dan pilih antara daftar untuk membuat akun baru atau login untuk masuk ke akun yang sudah dibuat sebelumnya. Setelah itu, ikuti semua instruksi dan unggah (1) naskah Anda dan (2) surat pernyataan etika yang telah ditandatangani. Jika menemui kesulitan dalam proses penyerahan naskah, sila kontak Hans A. Harmakaputra melalui surel (editor@indotheologyjournal.org).